BULAN SEBAGAI SATELIT BUMI
Bulan merupakan satelit dari bumi , bulan memantulkan cahaya yang berasal dari matahari . Diameter bulan sekitar 3.476 km , hampir seperempat diameter Bumi . Jarak terdekat bulan ke Bumi sekitar 354.336 km dan jarak terjauh 404.320 km .
Bulan memiliki 3 gerakan sekaligus :
- gerak rotasi , yaitu gerak bulan yang berputar pada porosnya
- gerak revolusi , yaitu gerak bulan mengegelingi bumi
-gerak Bulan bersama - sama Bumi mengelilingi Matahari
1. Lautan Bulan
Lautan Bulan adalah dataran luas yang tampak gelap di permukaan bulan , yang bersifat licin dan tidak dapat memancarkan cahaya dengan baik , namun dataran tinggi yang ada di sekelilingnya dapat memancarkan cahaya dengan baik dari Matahari . Pendaratan pertama kali di bulan berada di laut tenang .
2. Gunung Bulan
Dataran dengan ketinggian 30.000 kaki di permukaan bumi nama gunung di Bulan di ambil dari nama Gunung yang ada di Bumi seperti ALPEN , CASCEUS .
3. Kawah Bulan
Kawah-kawah yang ada di Bulan berdiameter antara beberapa ratus meter sampai 500 mil dan tinggi kawahnya berkisar 9.000 - 16.000 kaki di atas dasar kawah .
4. Sinar Bulan
Sinar bulan berupa sinar yang memancarkan ke segala arah dan berasal dari beberapa kawah Bulan . Sinar ini lebarnya bisa sampai lebih dari 10 mil dan panjangnya 1,500 - 2.000 mil , sinar ini tidak membentuk bayangan . Sinar kawah dari TYCHO berlokasi di dekat kutub selatan Bulan , pancaranya hingga ratusan mil .
FASE BULAN
Fase bulan adalah perubahan bentuk bulan di lihat dari bumi . Fase bulan tersebut adalah fase bulan baru , kuartir pertama , bulan purnama , kuartir ketiga , kuartir ke empat .
Bentuk bulan tampak oleh mata karena memantulkan cahaya Matahari . Bentuk bulan selalu berubah setiap hari , mulai dari tidak nampak kemudia muncul bulan sabit dan akhirnya berubah menjadi bulan purnama pada hari ke 14 / 15 . Bulan purnama mengecil kembali menjadi bulan sabit dan hilang pada hari ke 29/30 . Fase bulan berulang setiap 29 hari ( bulan sinodis / komariah ) . Berikut adalah fase bulan :
1. Fase Bulan Baru
Pada fase ini bulan berada diantara Bumi dan Matahari . Hanya sisi belakang bulan yang mendapat cahaya Matahari. Sisi bulan yang menghadap bumi sama sekali tidak mendapat cahaya Matahari . Akibatnya Bulan tidak tampak dari bumi .
2. Kuartir Pertama 7 3/8 hari
Bulan , Bumi , dan Matahari berada pada posisi tegak lurus. Hanya setengah permukaan Bulan yang menghadap Bumi yang mendapat cahaya Matahari , sedangkan setengah lainya tidak . Bulan tampak setengah cakram sebelah kanan . Antara Bulan baru dan kuartir pertama Bulan tampak sebagai Bulan Sabit .
3. Bulan Purnama 14 3/4 hari
Bulan , Bumi dan Matahari terletak segaris dengan Bumi berada di tengah . Permukaan Bulan yang menghadap Bumi semuanya menapat cahaya Matahari . Bulan nampak dari Bumi berupa lingkar utuh .
4. Kuartir ketiga 22 1/8
Bulan , Bumi dan Matahari berada dalam posisi tegak lurus .Hanya setengah permukaan bulan yang menghadap Bumi yang mendapat cahaya Matahari .
Dikuartir ke empat bulan menjadi baru . Bulan sinodis yang berpatokan pada fase Bulan dijadikan standart perhitungan kalender islam yang dikenalmsebagai kelender hijriayah
SEMOGA BERMANFAAT :)
#kelompok1SMPN1SeiRampah
#IPA



Tidak ada komentar:
Posting Komentar